Tren Baru Selfie Menggunakan Sepatu "Selfie Shoes"

Memang ada - ada saja apa yang dilakukan orang pada saat April Mop tiba. Tanggal 1 April ini merupakan hari dimana setiap orang membuat candaan yang sangat kreatif, mulai dari anak - anak hingga orang dewasa.

White House Pun Ikut Mati Lampu Saat Terjadi Pemadaman Listrik Di Washington DC

Washington DC sempat mengalami pemadaman listrik beberapa hari yang lalu. Diketahui bahwa stasiun distribusi listrik dekat Washington DC mengalami kerusakan dan membuat voltasenya turun hingga menyebabkan pemadaman listrik

Bagaimana Kelanjutan Kontrak Blok Mahakam Di Kalimantan Timur ?

Masih banyak PR yang harus diselesaikan oleh pemerintah. salah satunya adalah kelanjutan kontrak blok Mahakam di Kalimantan Timur oleh perusahaan Perancis PT Total Indonesie.Kontrak ini telah berjalan selama 50 tahun pada tahun 2017 nanti

Playstation 4 Edisi Ultah Tak Meninggalkan Sisa Di Indonesia

PlayStation 4 (PS4) edisi ulang tahun ke-20 memang spesial. Saking spesialnya, Indonesia cuma mendapat jatah 18 unit. Itu pun sudah habis tak tersisa.

ISIS Menyatakan Akan Menyerbu Penjara Nusakambangan

Seorang pria bertopeng dan merupakan anggota ISIS mengaku akan menyerbu lapas Nusakambangan. Hal ini ia nyatakan dalam postingan video di account Youtube milik ISIS. Pria yang disebut - sebut sebagai Abu Jandal akan menyerbu Nusakambangan

Showing posts with label olahraga. Show all posts
Showing posts with label olahraga. Show all posts

Ouch! Ball Boy Ini Terkena Bola Super Kencang di Selangkangan


Terkena bola memang jadi risiko yang mesti ditanggung seorang ball kid. Tapi siapa sangka bola tenis yang melaju kencang mengenai tepat di daerah kelaminnya. Aduh!


Insiden itu terjadi di hari keempat Australia Terbuka 2015 pada partai babak kedua antara unggulan ke-12 Feliciano Lopez melawan petenis Prancis Adrian Mannarino, Kamis (22/1/2015).


Pertandingan itu mengalami sedikit penundaan saat kedudukan 3-2 untuk keunggulan Mannarino di set pertama. Pasalnya, seorang ball boy -- yang tidak disebutkan namanya -- mengalami sebuah kejadian yang tidak mengenakkan.


Bocah itu terkena bola servis Lopez yang tercatat melaju hampir 200 km/jam. Raket Mannarino gagal menyambut bola petenis kidal Spanyol itu, begitupun dengan si ball boy yang ada di belakangnya gagal menghindarinya.


Meskipun si ball boy masih bisa menahan rasa sakitnya namun pada akhirnya ia dan beberapa petugas medis mesti menggiringnya ke luar lapangan. Namun begitu, si ball boy kembali ke lapangan lagi beberapa saat kemudian.


Ini bukan pertama kalinya, ball boy terkena bola di Australia Terbuka tahun ini. Sehari sebelumnya, seorang ball boy terekna bola tenis di kepalanya saat mencoba menghindari bola servis petenis Polandia Jerzy Janowicz dalam latihan. Demikian diwartakan Sydney Morning Herald.

Masih Ditunggu, Payung Hukum Asian Games 2018


Payung hukum penyelenggaraan Asian Games 2018 belum juga keluar hingga kini. Padahal, dengan waktu yang kian mepet hal itu sangat penting untuk segera dituntaskan.


Sejak ditetapkan sebagai tuan rumah Asian Games pada September 2014 lalu, praktis Indonesia hanya mempunya waktu singkat untuk mempersiapkan diri menggelar event olahraga terbesar di Asia itu. Beberapa hal yang dianggap jadi pekerjaan rumah terbesar adalah mempersiapkan venue yang dibutuhkan, memilih cabang olahraga yang dipertandingkan, menyiapkan transportasi umum, soal penyiaran, dan IT (jaringan internet).


Namun mempersiapkan itu semua dibutuhkan payung hukum (Keputusan Presiden) yang fungsinya sebagai landasan kesiapan Indonesia jelang jadi tuan rumah. Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo, pun kembali menegaskan pentingnya payung hukum untuk dituntaskan sebelum bisa memulai membangun persiapan-persiapan tersebut.


"Tahapan kita yang paling mendesak adalah ‎payung hukum, Keppres (Keputusan Presiden), karena dari tahapan ini kita bisa menentukan juga apa dan di mana cabang olahraga itu dilaksanakan," ujar Rita saat jumpa pers di Kantor KOI, Jakarta, Kamis (8/1/2015).


Dia melanjutkan, saat ini cabang olahraga yang sudah ditentukan sudah ada 34 cabang olahraga. Hanya tinggal dua cabang lagi yang masih digodok, yakni satu cabang pilihan dari Olympic Council of Asia, dan satu lainnya keputusan dari Indonesia.


"Kalau sudah komplit cabang olahraganya, kita bisa menentukan sesudah di mana kotanya, di mana venuenya, kemudian ditentukan budget-nya. Karena semua venue-venue yang mengarah pada insfratruktur itu, berbeda pengaplikasiannya," paparnya.


"Maksud beda adalah mana yang harus direnovasi mana yang harus diperbarui. Kemarin saya bicara dengan Gubernur DKI (Basuki Tjahaja Purnama) bahwa atlet village adanya di Kemayoran, supaya berdekatan dengan exhibition center. Dan, juga karena akan dibangun empat atau lima tower yang akan dipinjamkan sebagai atlet village pada saat asian games nanti. Ini sudah sangat melegakan kami," tambahnya kemudian.


Sementara untuk Gelora Bung Karno, Rita menyebut, sebagian akan direnovasi. Misalnya kolam renang yang saat ini berada kawasan Gelora Bung Karno, Senayan.


"Dari FINA (Federasi Renang Internasional) mengatakan renang harus digelar di Jakarta, sehingga kami harus memperbaikinya, velodrum juga harus dibuat sebab di Indonesia belum ada yang memenuhi standar. Itu kami serahkan kepada DKI karena mereka yang lebih tahu mana yang lebih efisien," simpulnya.