Salah satu mal elit yang paling tidak asing lagi bagi orang Jakarta khususnya Jakarta Utara yaitu Mal Kelapa Gading (MKG). Namun baru - baru ini BPOM DKI Jakarta melakukan sidak mendadak di kawasan food court mal elit tersebut pada tanggal 18 Mei 2015.
Mereka mengambil 19 sampel makanan dari 18 tempat di kawasan food court tersebut, dan hasilnya 15 makanan terbukti aman untuk dikonsumsi tetapi sisanya terbukti mengandung boraks dan Rhodamin.
Seperti diketahui boraks merupakan senyawa zat yang digunakan untuk mengawetkan kayu, membuat kaca dan gelas bahkan bisa digunakan untuk membuat pupuk. Boraks bila dikonsumsi dapat menyebabkan kanker dan sakit radang hati.
Sedangkan Rhodamin yang biasanya tipenya disebut juga sebagai Rhodamin B digunakan untuk pewarna tekstil dan pembuatan kertas.

Boraks dalam wujud bubuk

Boraks dalam wujud bubuk
BPOM menemukan Rhodamin B yang terkandung dalam kue mangkuk bewarna pink. Kabarnya kue mangkuk ini dijual di outlet food court yang cukup ramai.
Boraks yang ditemukan BPOM DKI Jakarta terdapat dalam kue singkong, kue mangkuk putih, dan candil merah.
Saat BPOM menanyakan penemuan zat berbahaya ini kepada penjual di food court MKG tersebut, ada yang mengaku tidak tahu menahu mengenai komposisi bahan makanan yang dijualnya karena ia juga membeli bahan dari orang lain. Tetapi ada juga yang mengaku bahwa mereka sengaja menambahkan boraks dan rhodamin agar lebih awet dan dapat menarik perhatian pengunjung.

Konsumen yang tertarik membeli segala bahan pangan

Konsumen yang tertarik membeli segala bahan pangan
Banyak pengunjung mal elit yang tidak begitu memperhatikan komposisi makanan yang dibeli karena kebanyakan dari mereka berpikir bahwa tidak mungkin suatu makanan yang berbahaya dijual di dalam mal sebab harganya saja mahal.
Hal inilah yang memberikan kesempatan kepada para pedagang nakal yang tujuannya hanya mencari uang, untung, dan kemakmuran tanpa memikirkan orang lain yang mengkonsumsinya.
Oleh karena itu, sebagai konsumen yang tidak bodoh kita harus bisa menentukan makanan / bahan makanan mana yang benar - benar aman, jangan hanya menentukan aman atau tidak amannya suatu makanan dari harganya saja.

Harga mahal tidak menjamin kualitas






















































